Warga Batak Ikut Aksi Tutup TPL di Depan Gedung KLHK

Franky Situmorang (kiri) dan Tomy Situmorang yang berasal dari Pematang Siantar, Sumatra Utara, ikut mendukung keinginan masyarakat adat tano Batak agar pemerintah mencabut izin PT. Toba Pulp Lestari. Mereka hadir dalam aksi di depan gedung Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di Jl. Gatot Subroto No.2, RT.1/RW.3, Senayan, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, pada Jumat (26/11/2021).

Franky mengatakan tanah toba itu adalah tanah leluhur orang batak dan tidak boleh dikelola sembarangan, apalagi untuk hal yang merugikan masyarakat. Adapun Tomy mengatakan bahwa keturunan batak wajib ikut serta melestarikan lingkungan hidup di sekitar danau toba dan tanah ulayat. "Bona pasogi harus dilestarikan," ujarnya.

Share this Post: