Penyusunan Kamus Digital Bahasa Punan Tugung dan Dayak Bulusu
Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) bersama WikiMedia menyelenggarakan kegiatan Dokumentasi Lema untuk Kamus Digital Bahasa Punan Tugung dan Bahasa Dayak Bulusu di Lefu Adat (Balai Adat) Punan Tugung, Desa Punan Dulau, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, pada 30 - 31 Januari 2026. Kegiatan diikuti oleh 10 orang dari Komunitas Punan Tugung, terdiri dari 5 orang Penutur serta 5 orang Penginput; dan 10 orang dari Komunitas Adat Dayak Bulusu, terdiri dari 5 orang Penutur dan 5 orang Penginput.
Semua penutur dari 2 komunitas adalah para tetua Kampung atau tokoh masyarakat adat yang dianggap mumpuni serta tahu dan memahami bahasa dari masing - masing komunitas tersebut. Adapun penginput adalah dari anggota Barisan Pemuda Adat Nusantara.
Tujuan dari kegiatan ini selain untuk mendokumentasikan bahasa ibu secara digital, juga untuk terus merawat serta mempertahankan bahasa ibu sebagai salah satu identitas diri masyarakat adat.
Di era digital saat ini dikhawatirkan bahasa ibu secara perlahan akan punah, jika tidak di dokumentasikan secara baik. Oleh karena itu, Pengurus Wilayah AMAN Provinsi Kalimantan Utara, kegiatan ini penting untuk dilakukan lagi, untuk menambah serta memaksimalkan penyempurnaan kamus digital bahasa ini, agar menjadi pengetahuan publik.
Dengan demikian orang lain di luar komunitas Adat Punan Tugung dan Komunitas Dayak Bulusu bisa mengetahui tentang kedua etnis/sub suku.











