Agribisnis Unsri adakan Pelatihan Pra-pengembangan Potensi Desa

Kamis, 27 November 2025, Jurusan Agribisnis Universitas Sriwijaya melakukan kegiatan Pelatihan Pra-Pengembangan Potensi Desa di Desa Sentul, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan ini mempertemukan unsur akademisi, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengidentifikasi dan mengembangkan potensi lokal yang dapat diberdayakan secara berkelanjutan.

Acara dibuka oleh Dr. Ir. Yulian Junaidi. Dalam sambutannya, dia menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam memetakan potensi desa secara tepat sasaran. Pelatihan ini, ujarnya, bukan sekadar kegiatan formal, tetapi langkah awal untuk memastikan bahwa potensi Desa Sentul dapat dikembangkan dengan pendekatan ilmiah, partisipatif, dan berkelanjutan.

"Mahasiswa dan masyarakat harus bersinergi agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh desa,” ujarnya.

Pelatihan ini difasilitasi oleh Dr. Yunita, S.P., M.Si., yang mengarahkan jalannya diskusi, pendalaman materi, serta proses identifikasi potensi desa. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa desa memiliki kekuatan lokal yang sering kali belum tergali secara optimal. “Setiap desa memiliki aset unik, baik sumber daya alam, sosial, maupun ekonomi. Melalui pelatihan ini, kita bersama kepala desa dan tokoh masyarakat mencoba membaca kebutuhan desa serta peluang yang dapat dikembangkan,” jelasnya.

Turut memberikan sambutan, Fikri selaku Kepala Desa Sentul. Dia menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelatihan ini. Ia menilai kegiatan ini menjadi momentum penting bagi desa dalam memperkuat arah pembangunan ke depan. “Kami sangat berterima kasih kepada Agribisnis Unsri karena sudah hadir dan membantu desa kami. Pelatihan menggali potensi desa ini sangat bermanfaat bagi kami, dan besar harapan agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut ke tahap-tahap berikutnya,” ungkapnya.

Para tokoh masyarakat yang hadir juga aktif berdiskusi, menyampaikan berbagai potensi yang selama ini ada namun belum termanfaatkan secara maksimal, seperti sektor pertanian, pengembangan UMKM lokal, hingga peluang wisata berbasis desa.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi bersama dan perumusan awal ide-ide pengembangan desa yang akan dikaji lebih mendalam pada kegiatan lanjutan. Melalui pelatihan ini, diharapkan Desa Sentul dapat memiliki peta potensi yang lebih jelas dan dapat ditindaklanjuti baik oleh masyarakat maupun mitra akademisi. 

Share this Post: