Unsri Gelar Festival Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat
“Mahasiswa hari ini harus mampu membaca isu energi baru terbarukan bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari sudut pandang sosial, ekonomi, dan agribisnis. Konten digital adalah medium efektif untuk memperluas edukasi kepada masyarakat,” kata Dr. Dessy Adriani, S.P., M.Si., Ketua Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Unsri, dalam sambutan pembukaan, Festival Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat 2025, di Kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya, Jl. Palembang-Prabumulih km 32, Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, 18 November 2025.
Festival Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat 2025, yang diselenggarakan oleh Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Unsri, menjadi momentum penting bagi mahasiswa Agribisnis Unsri untuk memperluas pemahaman strategis tentang transisi energi dalam sektor pertanian dan pedesaan, demikian disampaikan Dr Dessy.
Dr Dessy Juga menegaskan pentingnya literasi energi dalam pembangunan berkelanjutan. Menurut Dr Dessy, sektor agribisnis memiliki posisi strategis dalam mendorong pemanfaatan energi bersih, terutama di wilayah pedesaan yang menjadi pusat aktivitas produksi. Ia berharap festival ini mampu memperkuat sinergi antara kajian akademik dan praktik lapangan.
Festival bertajuk “Aksi Generasi Muda: Memahami dan Menjawab Isu Strategis Energi Baru Terbarukan dalam Perspektif Agribisnis melalui Konten Digital” menjadi ruang kolaboratif bagi mahasiswa, akademisi, dan pegiat pembangunan masyarakat untuk memperkuat peran generasi muda dalam merespons tantangan energi masa depan.
Acara berlangsung di lingkungan Jurusan Agribisnis, Kampus Indralaya, dan menghadirkan rangkaian kegiatan mulai dari seminar interaktif, pameran inovasi digital, hingga kompetisi produksi konten edukatif bertema energi baru terbarukan (EBT).
Dr Dessy menyampaikan bahwa festival ini merupakan wujud komitmen akademik untuk mendorong lahirnya gagasan kreatif dan solusi dari generasi muda.

