Anggota Kicau Seroja Belajar Pemasaran Online
Sebanyak 20 anggota Kelompok Usaha Kemplang Tunu Kicau Seroja, 23 Agustus 2025, di rumah Ketua Kelompok, Desa Pedamaran 6, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel, mempraktikkan bagaimana membuat foto produk menggunakan kamera ponsel agar terlihat menarik untuk dipromosikan melalui media sosial dan di berbagai penyedia layanan berjualan online.
Tiga dosen dan empat mahasiswa Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya (Unsri), memberikan pelatihan dan pendampingan untuk Kelompok Usaha Kemplang Tunu Kicau Seroja, sebanyak empat kali pertemuan yaitu tanggal 3, 10, 17, dan 23 Agustus 2025.
“Kami sangat berterima kasih atas pendampingan ini. Kami berharap program ini tidak hanya memberikan wawasan baru tetapi juga membantu memperkenalkan kemplang tunu khas Pedamaran ke pasar yang lebih luas melalui e-commerce,” kata Listika, Ketua Kelompok Kemplang Tunu Kicau Seroja, 23 Agustus 2025.
Kegiatan ini bertujuan membantu pelaku usaha lokal, terutama Kicau Seroja, dalam memperbaiki kualitas produk melalui inovasi pengemasan, peningkatan branding, dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran di platform e-commerce, kata Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat Unsri, Dr Ir Yulian Junaidi, MSi.
"Kemplang tunu merupakan produk khas Sumatera Selatan yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Harapannya, upaya ini dapat meningkatkan daya saing dan nilai jual produk kemplang tunu khas Kecamatan Pedamaran di pasar lokal maupun nasional," kata Dr Ir Yulian Junaidi, MSi.
Kegiatan tanggal 23 Agustus 2025 itu antara lain pengenalan, penjelasan dan praktik inovasi produk seperti pengemasan modern yang higienis untuk memperpanjang masa simpan produk, pengembangan identitas merk yang menarik mulai dari logo, label, hingga strategi branding yang efektif. Peserta juga belajar memanfaatkan e-commerce, marketplace, dan media sosial untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, termasuk memotret produk menggunakan ponsel.
Kegiatan ini merupakan bagian dari skema pengabdian berbasis masyarakat, dengan mitra Kelompok Usaha Kemplang Tunu Kicau Seroja, yang terletak di Kecamatan Pedamaran, seperti dijelaskan Yulian Junaidi.
Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui alokasi anggaran tahun 2025 sebesar Rp 40 juta.
Para pembimbing adalah Dr Ir Yulian Junaidi MSi, Dr Khairul Fahmi Purba SP, Dr Meitry Firdha Tafarini SP, dan 4 mahasiswa.


